Senin, 07 Januari 2013

RESPIRATORI


PENDAHULUAN

Bernapas merupakan proses masuknya udara pernapasan ke paru-paru dan keluarnya udara pernapasan dari paru-paru. Bernapas terdiri dari dua proses yaitu proses inspirasi (menarik napas/memasukan udara) dan ekspirasi (mengeluarkan udara). Masuk keluarnya udara dalam paru-paru dipengaruhi oleh perbedaan tekanan udara dalam rongga dada dengan tekanan udara di luar tubuh. Jika tekanan di luar rongga dada lebih besar maka udara akan masuk. Sebaliknya, apabila tekanan dalam rongga dada lebih besar maka udara akan keluar
Fungsi utama pernafasan adalah untuk memperoleh O2 agar dapat digunakan oleh sel-sel tubuh dan meneliminasi CO2 yang dihasilkan oleh sel. Sebagian besar orang menganggap bahwa pernafasan sebagai prosesmenarik dan mengeluarkan nafas. Namun dalam fisiologi, pernafasan memiliki makna yang lebih lus. Respirasi internal atau seluler mengacu pada proses metabolisme intrasel yang berlangsung di dalam mitokondria, yang menggunakan O2 dan menghasilkan CO2 selama penyerapan energy dan molekul nutrient.
Respirasi eksternal mengacu kepada keseluruhan rangkaian kejadian yang terlibat dalam pertukaran O2 dan CO2 antara lingkungan eksternal dan sel tubuh. Selanjutnya, didalam sel-sel tubuh oksigen tersebut akan dimanfaatkan untuk proses oksidasi guna menghasilkan energi. Sistem pernapasan pada manusia mencakup dua hal, yakni saluran pernapasan dan mekanisme pernapasan. 


BAB II ISI


Respirasi adalah peristiwa masuk udara (O2) ke dalam paru dan berperan dalam proses metabolisme dan berperan dalam proses pengeluaran CO2 dan H2O hasil metabolisme.
Terdapat beberapa peristiwa di dalam proses respirasi, antara lain:
a.       Ventilasi
Peristiwa masuk dan keluar nya udara ke dalam paru. Macamnya adalah inspirasi (aktif karena konstraksi otot-otot pernapasan) dan ekspirasi (pasif karena elastic recoil paru atau daya elastisiti paru).
b.      Difusi
Peristiwa perpindahan O2 dari alveol ke kapiler dan CO2 dari kapiler ke alveoli.
c.       Perfusi
Persitiwa distribusi darah didalam paru-paru. Dalam waktu 1 menit mengalir 5 liter darah.

Alat-alat yang berperan dalam proses respiratori yaitu:

1.       Nares anterior
·         Adalah saluran-saluran di dalam lubang hidung, dimana saluran itu bermuara ke vestibulum (rongga) hidung.
·         Vestibulum ini dilapisi dengan epitelium bergaris yang bersambung dengan kulit.
·         Lapisan nares anterior memuat sejumlah kelenjar sebaseus yang ditutupi oleh bulu kasar.
·          Kelenjar-kelenjar ini bermuara ke dalam rongga hidung.

2.       Rongga Hidung
  • Dilapisi dengan epitelium silinder dan sel spitel berambut yang mengandung sel cangkir atau sel lendir sehingga permukaan nares basah dan berlendir 
  • Selaput lendir ini kaya akan pembuluh darah, yang bersambung dengan lapisan farinx dan dengan semua sinus yang mempunyai lubang masuk dalam rongga hidung. 
3.       Farinx
  • Pipa berotot yang berjalan dari dasar tengkorak sampai persambungannya dengan usofagus.
  • Merupakan percabangan dua saluran, yaitu saluran tenggorokan (nasofaring) yang merupakan saluran pernapasan, dan saluran kerongkongan (oralfaring) yang merupakan saluran pencernaan
4.       Larinx
  • Merupakan bagian pangkal dari saluran pernapasan (trakea). Diatas laring terdapat katup (epiglotis) yang akan menutup saat menelan
  • Katup berfungsi mencegah makanan dan minuman masuk ke saluran pernapasan. Terdapat selaput suara yang akan bergetar jika terhembus udara dari paru-paru 
5.       Batang Tenggorokan (Trakea) 
  • Tenggorokan berupa pipa yang panjangnya ± 10 cm, terletak sebagian di leher dan sebagian di rongga dada (torak). Dinding tenggorokan tipis dan kaku, dikelilingi oleh cincin tulang rawan, dan pada bagian dalam rongga bersilia.
  • Silia-silia ini berfungsi menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan.
6.        Cabang Batang Tenggorokan (Bronkus) 
Batang tenggorokan bercabang menjadi dua bronkus, yaitu bronkus sebelah kiri dan sebelah kanan. Kedua bronkus menuju paru-paru, bronkus bercabang lagi menjadi bronkiolus. Bronkus sebelah kanan(bronkus primer) bercabang menjadi tiga bronkus lobaris (bronkus sekunder), sedangkan bronkus sebelah kiri bercabang menjadi dua bronkiolus. Cabang-cabang yang paling kecil masuk ke dalam gelembung paru-paru atau alveolus. Dinding alveolus mengandung kapiler darah, melalui kapiler-kapiler darah dalam alveolus inilah oksigen dan udara berdifusi ke dalam darah. Fungsi utama bronkus adalah menyediakan jalan bagi udara yang masuk dan keluar paru-paru. 

7.       Paru-paru
  • Merupakan jaringan paru elastik, berpori dan seperti spons 
  • Paru-paru terletak di dalam rongga dada. Berbentuk kerucut dan terdiri ada dua buah yaitu paru-paru kanan dan paru-paru kiri. 
  • Paru-paru kanan terdiri atas tiga lobus (belahan) yang disebabkan oleh fisura yaitu lobus atas, tengah dan bawah.
  • Paru-paru kiri terdiri atas dua lobus yaitu lobus atas dan bawah. Setiap lobus tersusun atas lobula. Pipa kecil bronkhial masuk kedalam setiap lobula yang berakhir menjadi kantong udara paru-paru (alveolus). 
  • Alveolus dalam paru-paru jumlahnya sangat banyak, lebih kurang 300 juta alveolus. Luas permukaan seluruh alveolus diperkirakan 100 kali lebih besar daripada permukaan tubuh. Alveolus dikekelingi pembuluh-pembuluh kapiler darah dan pertukaran gas terjadi.
Pembuluh darah dalam paru-paru.
Arteri pulmonalis membawa darah yang sudah tidak mengandung oksigen dari ventrikel kanan jantung ke paru-paru saluran bronkhial  arteriola  kapiler dinding alveoli  difusi  pertukaran gas kapiler paru-paru bersatu  pembuluh darah lebih besar vena pulmonaris meninggalkan paru-paru membawa darah berisi oksigen ke atrium jantung kiri   aorta   seluruh tubuh.arteri bronkhialis membawa darah yang kaya oksigen dari aorta torasika ke paru-paru guna memberi makanan dan mengantarkan oksigen kedalam jaringan paru-paru.
Arteri pulmonalis membawa darah yang sudah tidak mengandung oksigen dari ventrikel kanan jantung ke paru-paru saluran bronkhial arteriola  kapiler dinding alveoli  difusi  pertukaran gas kapiler paru-paru bersatu pembuluh darah lebih besar vena pulmonaris meninggalkan paru-paru membawa darah berisi oksigen ke atrium jantung kiri   aorta   seluruh tubuh.Arteri bronkhialis membawa darah yang kaya oksigen dari aorta torasika ke paru-paru guna memberi makanan dan mengantarkan oksigen kedalam jaringan paru-paru.
  • Empat proses yang berhubungan dengan pernapasan pulmoner (pernapasan externa) :
  1. Ventilasi pulmorter atau gerak pernapsan yang menukar udara dalam alveoli dengan udara luar
  2. Arus darah melalui paru-paru
  3. Distribusi arus udara dan arus darah sedemikian sehingga jumlah tepat dari setiapnya dapat mencapai semua bagian tubuh.
  4. Difusi gas yang menembus membran pemisah alveoli dan kapiler. CO2 lebih mudah berdifusi daripada O2.
  • Pernapasan jaringan atau pernapasan internal.
Darah yang telah menjenuhkan hemoglobin dengan oksigen (oksihemoglobin) mengintari tubuh kapiler  oksigen dilepaskan kedalam jaringan dan sebgai gantinya darah akan berikatan dengan karbondioksida sebagai hasil buangan oksigen.
  • Kapasitas Paru-paru
 Udara yang keluar masuk paru-paru pada waktu melakukan pernapasan biasa disebut udara pernapasan (udara tidal). Volume udara pernapasan pada orang dewasa lebih kurang 500 ml Udara yang dapat masuk setelah mengadakan inspirasi biasa disebut udara komplementer, volumenya lebih kurang 1500 ml.Udara yang dapat dikeluarkan setelah ekspirasi biasa disebut udara suplementer, volumenya lebih kurang 1500 ml.

cara kerja paru - paru manusia:
*       Jika Oksigen sudah sampai pada bronkus, maka oksigen siap untuk masuk ke dalam saluran paru - paru.
*       Oksigen akan berdifusi lewat pembuluh darah berupa kapiler - kapiler arteri dengan cara difusi. Kapiler - kapiler ini terdapat pada alveolus yang merupakan cabang dari Bronkiolus. Pada alveolus ini akan terjadi pertukaran gas oksigen dengan karbondioksida.
*       Oksigen diikat oleh hemoglobindalam sel - sel darah merah (eritrosit), lalu diedarkan ke seluruh sel - sel tubuh  yang nantinya akan digunakan oleh mitokondoria alam respirasi tingkat seluler untuk menghasilkan energi berupa ATP (Adenosin Tripospat)
*       Karbondioksida akan dibawa oleh kapiler vena untuk dibawa ke alveolus dan akan dikeluarkan di alveolus melalui proses respirasi.

Daftar pustaka
Basuki, Soejono. 1999. Anatomi dan Fisiologi Manusia. Universitas Negeri Malang. Malang.
Campbell A Nell.1999. Biologi edisi kelima jilid I. Erlangga. Jakarta.
Kemal Adyana K .1995. Dasar-dasar Anatomi dan Fisiologi tubuh Manusia jilid II. FP MIPA. IKIP Bandung.
Poedjiadi Anna dan Supriyanti Titin. 2007. Dasar-dasar Biokimia. UI Press. Jakarta.
Sloame, Ethel. 2004. Anatomi dan Fisiologi untuk pemula. Penerbit buku kedokteran EGC. Jakarta.
Soewolo, Soedjono B,Titi Y.1999. Fisiologi manusia. IMSTEP-JICA FMIPA. Universitas Negeri Malang.
Sutarno,N. 1988. Biologi untuk mahasiswa TPB. Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA IKIP. Bandung

KELOMPOK 11 :
Karima Putri, Rahmawati Atika Y, Siti Uswatun H.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar